Kodaeral I Tindak Tegas Narkoba Laut: 41,7 Kg Ketamine Dimusnahkan di Medan

Gemoy Info

Uncategorized19 Dilihat

Gemoy.info, Medan, 6 Desember 2025 – Komando Daerah Angkatan Laut I (Kodaeral I) memusnahkan barang bukti narkotika jenis ketamine seberat 41,7 kilogram di Gedung Yos Sudarso, Mako Kodaeral I Medan. Pemusnahan yang berlangsung pada Sabtu pukul 10.00 WIB ini menjadi bukti nyata konsistensi TNI AL dalam menindak penyelundupan narkoba melalui jalur laut dan memperkuat keamanan perairan yurisdiksi nasional.

Barang bukti tersebut merupakan hasil temuan unsur Patroli Laut TNI AL, Patkamla Bengkaru I-1-23, yang menemukan paket narkotika pada Kamis dini hari, 4 Desember 2025 sekitar pukul 01.40 WIB di sekitar Bouy 9, Alur Pelayaran Belawan. Seluruh paket disembunyikan dalam bungkusan Teh Cina bermerek “888”, pola yang umum digunakan jaringan narkoba internasional. Ketamine sendiri merupakan psikotropika yang kerap dijadikan bahan baku pembuatan sabu.

Temuan berawal dari laporan nelayan kepada Denpom Kodaeral I pada Rabu malam, 3 Desember 2025, terkait bungkusan mencurigakan yang mengapung di Perairan Belawan. Merespons laporan tersebut, Dankodaeral I langsung menggerakkan Tim Fleet Quick Response menggunakan Patkamla Bengkaru I-1-23. Dari hasil penyisiran, tim menemukan satu paket plastik hitam berbentuk kotak berisi 40 bungkus ketamine. Uji cepat BNNP Sumut pada 5 Desember menggunakan alat Trunarc memastikan seluruhnya positif ketamine.

Pemusnahan barang bukti ini turut disaksikan jajaran pimpinan Kodaeral I, antara lain Dankodaeral I, Wadan, dan para pejabat utama Kodaeral I, beserta jajaran Forkompinda Provinsi Sumut. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menegaskan sinergi dan interoperabilitas dalam upaya pemberantasan narkoba.

Dankodaeral I menegaskan bahwa temuan ini mencerminkan adanya aktivitas penyelundupan internasional yang terus mencoba memanfaatkan laut Indonesia sebagai jalur masuk. “TNI AL melalui Kodaeral I akan terus menjaga keamanan perairan dan memutus peredaran narkotika yang membahayakan generasi muda,” ujarnya.

Langkah tegas ini selaras dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan mendukung arahan Presiden RI dalam Asta Cita, khususnya terkait pemberantasan penyelundupan narkotika. Pemusnahan ini sekaligus menegaskan bahwa laut Indonesia tidak boleh menjadi ruang bagi kegiatan ilegal.

(Pen Kodaeral I)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *