Serdadu & Breeder Koi Show 2026: Sukabumi Jadi Magnet Nasional Perikanan Hias

Gemoy.info

News, Perikanan2 Dilihat

Sukabumi, Sabtu (17/01/2026) – Gemerlap warna-warni ratusan ikan koi kualitas premium menghiasi Gedung Gelanggang Olahraga (GOR) Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Ajang bergengsi bertajuk Serdadu & Breeder Koi Show 2026 yang digelar pada 16–17 Januari 2026 ini berhasil menyedot perhatian pecinta koi dari seluruh pelosok negeri. Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi sektor perikanan hias di awal tahun.

Magnet Koi Nasional

Tercatat sebanyak 865 ekor ikan koi berkompetisi dalam ajang ini, menjadikannya salah satu magnet terbesar bagi komunitas koi nasional. Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Bali, Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jabodetabek. Semua berkumpul di Sukabumi untuk memperebutkan gelar terbaik di berbagai kategori.

Visi Strategis Bupati Sukabumi: Ekonomi yang Mubarokah

Acara ini mendapat perhatian istimewa dari Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa industri koi bukan sekadar hobi kelas atas, melainkan pilar ekonomi yang mampu menyentuh masyarakat luas.

“Gelaran Kompetisi Serdadu dan Breeder Koi Show 2026 diharapkan bisa menjadi ajang peluang bisnis bagi seluruh pengusaha koi di Kabupaten Sukabumi, serta menjadikan kembali Sukabumi sebagai pusat koi nasional,” tegas H. Asep Japar.

Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Asjap ini mengaitkan suksesnya sektor perikanan dengan visi besar daerah. Ia berharap geliat ekonomi dari kolam-kolam koi mampu membawa keberkahan bagi masyarakat Sukabumi secara umum.

“Kegiatan ini semoga bisa meningkatkan perekonomian seluruh peternak ikan koi di Kabupaten Sukabumi, bisa kembali ramai serta berdampak bagi perekonomian masyarakat, untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah),” jelasnya penuh optimisme.

Dukungan Dinas Perikanan: Target Pasar Nasional

Sinergi visi pimpinan daerah dengan implementasi teknis ditunjukkan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, A.Pi., M.P. Ia menilai kontes ini sebagai panggung validasi kualitas produk lokal sebelum dipasarkan lebih luas.

“Apresiasi untuk kegiatan Kompetisi Serdadu dan Breeder Koi Show 2026 ini. Semoga dari sini akan terus bertumbuh pesat bisnis koi, serta ada pergerakan ekonomi maksimal, agar bisa mendongkrak perekonomian baik di Sukabumi maupun Nasional,” tutur Sri Padmoko.

Dinas Perikanan berkomitmen memfasilitasi para pembudidaya agar standar kualitas ikan tetap terjaga, sehingga kepercayaan pembeli dari luar daerah terhadap ‘Koi Sukabumi’ semakin tinggi.

Misi Fijar: Mengangkat Marwah Breeder Lokal

Sebagai garda depan penyelenggaraan, Fijar, Ketua Panitia Pelaksana, menegaskan bahwa misi utama dari ajang ini adalah membangkitkan semangat para breeder asli Sukabumi. Ia ingin membuktikan bahwa ikan hasil produksi lokal mampu bersaing dengan koi dari daerah lain yang sudah lebih dulu ternama.

“Tujuannya jelas, kami ingin mengangkat semangat para breeder di Kabupaten Sukabumi agar lebih produktif menghasilkan ikan berkualitas. Tadi saya sangat bangga melihat hasil produksi petani Sukabumi sudah ada yang juara, bahkan mengalahkan ikan-ikan kiriman dari luar kota,” ujar Fijar di sela-sela acara.

Menurutnya, Sukabumi memiliki aset berharga berupa kualitas air yang sangat mendukung tumbuh kembang koi. Sebagai representasi generasi muda, ia merasa bertanggung jawab menjaga warisan tersebut.

“Sukabumi adalah sentra. Kami sebagai pemuda ingin mengangkat wilayah ini semaksimal mungkin. Apa yang sudah dimulai oleh nenek moyang kita harus terus berkembang. Harapannya, citra Sukabumi semakin baik dan semakin dikenal sebagai produsen koi berkualitas tinggi,” tambahnya.

Penjurian Profesional Nasional

Kredibilitas kompetisi ini semakin terjaga dengan kehadiran panel juri profesional dari berbagai wilayah, termasuk Yogyakarta. Kehadiran mereka memastikan standar penilaian yang objektif dan berkelas, sehingga setiap kemenangan benar-benar mencerminkan kualitas koi yang dipertandingkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *