Dari Laut dan Perikanan, Darat, hingga Udara, Jaro Edik: Hari Penyiaran Nasional Menyatukan Nusantara

GarudaNKRI.Com

Gemoy.Info – Sukabumi – 1 April 2026 Dalam rangka memperingati Hari Penyiaran Nasional, Kepala Desa Cicadas Kabupaten Sukabumi, Jaro Edik, menyampaikan ucapan resmi yang menekankan pentingnya peran penyiaran sebagai sarana pemersatu bangsa sekaligus penggerak pembangunan di berbagai bidang. Ia menilai bahwa penyiaran memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai lapisan, baik di desa maupun di kota, serta menjadi jembatan informasi yang membangun kesadaran dan kesejahteraan bersama, ungkapnya.

Hari Penyiaran Nasional diperingati setiap 1 April untuk mengenang berdirinya Radio Republik Indonesia (RRI) pada tahun 1933 di Solo, yang saat itu bernama Solosche Radio Vereeniging (SRV). Radio menjadi medium perjuangan bangsa, terutama saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang disiarkan ke seluruh penjuru negeri. Sejak saat itu, penyiaran di Indonesia berkembang menjadi bagian vital dalam menyebarkan informasi, pendidikan, budaya, dan semangat persatuan, tuturnya.

Jaro Edik menegaskan bahwa Hari Penyiaran Nasional bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran penyiaran dalam kehidupan masyarakat. Dari laut dengan sektor perikanan, dari darat melalui perkebunan dan pertanian, hingga udara dengan informasi yang menjangkau seluruh pelosok negeri, penyiaran hadir sebagai jembatan pengetahuan dan penggerak kesejahteraan, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Desa Cicadas berkomitmen mendukung penyiaran yang sehat, edukatif, dan membangun, agar setiap warga dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan penyiaran sebagai cahaya yang menerangi pembangunan desa, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *