Kadis Perikanan Sukabumi, Sri Padmoko: Hari Persaingan Usaha Bangun Ekosistem Perikanan Berdaya Saing dan Mubarokah

Gemoy.info

Gemoy.info, Sukabumi – Setiap tanggal 5 Maret, bangsa kita memperingati Hari Persaingan Usaha—sebuah momentum untuk meneguhkan komitmen terhadap ekonomi yang adil, sehat, dan berkelanjutan. Di Sukabumi, semangat ini menemukan makna khusus dalam visi Sukabumi Mubarokah: daerah yang diberkahi, memberi ruang tumbuh bagi semua, dan menjunjung tinggi keadilan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko A.Pi., M.P., menegaskan bahwa dunia perikanan adalah salah satu wajah nyata dari persaingan usaha. Nelayan, pembudidaya, hingga pengolah hasil laut adalah pejuang ekonomi yang setiap hari berhadapan dengan tantangan pasar. Mereka layak mendapatkan ekosistem usaha yang sehat, tanpa monopoli, tanpa eksploitasi, dan tanpa ketimpangan akses.

“Persaingan sehat bukan sekadar aturan, melainkan napas yang membuat usaha perikanan kita berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan. Inilah semangat Sukabumi Mubarokah yang harus kita jaga bersama,” ujar Sri Padmoko.

Dinas Perikanan terus hadir mendampingi UMKM perikanan melalui pelatihan, promosi produk olahan ikan, hingga fasilitasi akses pasar. Semua ini bukan hanya strategi bisnis, tetapi juga ikhtiar untuk memastikan setiap pelaku usaha—besar maupun kecil—punya kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Hari Persaingan Usaha sendiri lahir dari inisiatif Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), merujuk pada UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Tujuannya jelas: membumikan nilai persaingan sehat ke seluruh lapisan masyarakat, agar pembangunan ekonomi berjalan adil dan berkelanjutan.

Di Sukabumi, peringatan ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah pengingat bahwa semangat Mubarokah—berkah, keadilan, dan kebersamaan—harus menjadi fondasi setiap langkah usaha. Dengan persaingan sehat, kita bukan hanya membangun ekonomi, tetapi juga menumbuhkan harapan, kebanggaan, dan keberkahan bagi seluruh warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *